
Gresik, Oktober 2025 – Sebagai bentuk komitmen dalam mencetak lulusan yang unggul dan siap bersaing di dunia kerja, Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) kembali menyelenggarakan kegiatan Sertifikasi Kompetensi BNSP RI Batch 4. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Prodi Teknik Industri dan Ikatan Alumni Teknik Industri (IKA TI) UMG, dengan total 11 peserta yang berhasil memperoleh sertifikat kompetensi.
Pelaksanaan sertifikasi dilakukan secara daring pada 3–4 Oktober 2025, dan menghadirkan asesor profesional bersertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Melalui kegiatan ini, peserta diuji berdasarkan skema kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri terkini, guna memastikan kesesuaian antara kemampuan lulusan dan standar industri nasional.
Dalam sambutannya, Akhmad Wasiur Rizqi, S.T., M.T., selaku Ketua Program Studi Teknik Industri UMG, mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang turut mendukung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa sertifikasi ini menjadi salah satu upaya strategis prodi dalam meningkatkan kualitas lulusan.
“Sertifikasi BNSP memberikan pengakuan resmi terhadap kompetensi mahasiswa. Hal ini tentu menjadi nilai tambah bagi mereka saat memasuki dunia kerja yang menuntut profesionalitas tinggi,” jelasnya.
Sementara itu, Riski Akbar, S.T., Ketua IKA Teknik Industri UMG, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi positif antara alumni dan kampus. Kolaborasi tersebut akan terus diperkuat melalui berbagai program pengembangan yang bermanfaat bagi mahasiswa.
“Kami ingin alumni tidak hanya menjadi bagian dari sejarah kampus, tetapi juga hadir nyata mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa,” tuturnya.
Melalui sertifikasi ini, Prodi Teknik Industri UMG berkomitmen untuk terus melanjutkan program serupa di masa mendatang. Upaya ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional yang diakui secara nasional dan relevan dengan kebutuhan industri.