Gresik, 18 Desember 2025 – Program Studi Teknik Industri menyelenggarakan kegiatan kuliah tamu dengan tema “Peran Warehouse dalam Perencanaan, Pengendalian Persediaan, dan Supply Chain Management” sebagai upaya penguatan wawasan praktis mahasiswa terhadap dunia industri dan logistik modern. Kegiatan ini berlangsung dengan antusias dan dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, serta mahasiswa Teknik Industri.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Program Studi Teknik Industri, Akhmad Wasiur Rizqi, S.T., M.T. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan industri. Menurutnya, pemahaman mengenai peran strategis warehouse tidak hanya terbatas pada fungsi penyimpanan, tetapi telah berkembang menjadi pusat data, pengendalian persediaan, serta penopang utama efektivitas rantai pasok. Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa diharapkan memperoleh gambaran nyata mengenai implementasi konsep perencanaan dan pengendalian persediaan di industri berskala besar.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Dekan Fakultas Teknik, Dr. Misbah, S.T., M.T. Ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari implementasi kurikulum berbasis link and match dengan kebutuhan industri. Dekan menekankan bahwa Supply Chain Management (SCM) merupakan kompetensi kunci bagi lulusan Teknik Industri, sehingga paparan langsung dari praktisi industri menjadi bekal penting dalam meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.

Sebagai pemateri utama, Muhammad Ulin Nuha, S.T. dari PT Wilmar Nabati Indonesia menyampaikan materi secara komprehensif mengenai peran warehouse dalam sistem Supply Chain Management. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa warehouse berfungsi sebagai penyangga (buffer) terhadap ketidakpastian permintaan dan pasokan, sekaligus sebagai pusat perencanaan kapasitas, pengendalian persediaan, serta pendukung kelancaran proses manufaktur dan distribusi.

Lebih lanjut, pemateri menguraikan peran warehouse dalam menyediakan data akurat untuk demand forecasting, menjaga akurasi inventaris, menerapkan kebijakan aliran stok seperti FIFO, LIFO, dan FEFO, serta melindungi aset persediaan perusahaan. Ia juga menyoroti pemanfaatan teknologi seperti Warehouse Management System (WMS) dan sistem gudang otomatis dalam meningkatkan akurasi dan efisiensi operasional. Contoh nyata implementasi warehouse di PT Wilmar Nabati Indonesia turut disampaikan untuk memberikan gambaran aplikatif kepada mahasiswa.

Kegiatan kuliah tamu ini diakhiri dengan sesi diskusi dan studi kasus yang membahas pemborosan (waste) dalam pengelolaan persediaan dan dampaknya terhadap kinerja Supply Chain Management secara keseluruhan. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Teknik Industri mampu memahami peran strategis warehouse secara holistik, baik dari sisi perencanaan, pengendalian persediaan, maupun kontribusinya terhadap efisiensi dan daya saing perusahaan.

Penulis : Hidayat

By No Comment 13 Januari 2026

Leave a Reply